Showing posts with label KIAT-KIAT. Show all posts
Showing posts with label KIAT-KIAT. Show all posts
Saturday, September 22, 2012 0 comments

Lupa Untuk Bersyukur ??


Hidup bukan untuk di sesali, namun hidup harus lah di syukuri. Tuhan telah memberikan kesempurnaan untuk kita beraktifitas dengan segala hal yang kita butuhkan seperti anggota tubuh, rejeki, perasaan, dan cinta.

Satu hal yang selalu terjadi dengan manusia adalah kurang nya bersyukur atas apa yang terjadi. Hanya penyesalan dan menggerutu setelah melakukan kegiatan. Itulah naluri manusia yang wajar. Namun yang menjadi pertanyaannya adalah kapan kita akan sadar untuk bersyukur? apakah setelah mendapatkan uang? rumah? ato harta yang lainnya?. jawabannya ya memang benar seperti itu, namun semua itu hanyalah hal yang bersifat material dunia saja.

Bernafas, kedip mata, rasa sakit, bahagia, mendapatkan solusi dan lain-lain, itulah semua hal yang harus kita syukuri pula. Karena tanpa disadari kebanyakan manusia selalu mengukur rejeki dalam materi saja, dan melupakan rejeki yang sangat berharga sekali yang sudah tampak diberikan Alloh dari awal kita lahir.

Maka menyesallah bagi orang yang selalu putus asa, dan mengeluh. Mungkin orang tersebut belum mengerti arti kehidupan sebenarnya, bahwa manusia di tugaskan untuk bertaqwa kepada Tuhan nya.

Ingatlah, semua hal yang kita rasakan haruslah kita aplikasi kan untuk bersyukur bersyukur dan bersyukur. Sekalipun dalam kondisi kita sakit.
Saturday, June 2, 2012 0 comments

REAlITA PENGALAMAN HIDUP

Postingan kali ini saya akan memaparkan beberapa hal tentang penting nya pengalaman dalam kehidupan. Hal ini perlu saya jelaskan agar semua pembaca dapat lebih kritis lagi bahwa dampak dari pengalaman itu akan berbeda-beda penerimaannya bagi setiap orang.

Pengalaman menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah peng.a.lam.an [n] yg pernah dialami (dijalani, dirasai, ditanggung, dsb): ia suka menceritakan ~ nya semasa revolusi fisik.
Dari makna di atas kita dapat mengetahui jelas bahwa pengalaman adalah suatu hal yang pernah kita alami dan dapat kita rasakan, baik itu pengalaman pahit ataupun manis. Berbagai tindakan sekecil apapun, pastilah semua itu akan menghasilkan pengalaman.



Apakah pengalaman akan selalu sama di rasakan oleh setiap orang ??
Jawabannya adalah tentu berbeda. Manusia memiliki sikap, perilaku, sifat yang berbeda satu sama lain, dan memang sulit sekali jika kita harus menyamakan persefsi dalam berpendapat, memberikan masukan dalam aspek penglaman.

Adakala nya orang yang telah melakukan sesuatu, namun ia tidak pernah menyadari bahwa dibalik semua itu ada pengalaman yang tersirat, sehingga tak akan berhasil orang tersebut dalam menjalankan kehidupannya. Hal ini saya ungkapkan memang sesuai fakta yang ada dan melalui riset (wuiiihhhhh hhehehe) yang telah berjalan beberapa bulan terakhir ini. Bukan hanya fakta pengalaman organisasi saja, namun banyak pula mengenai pengalaman diri yang tak pernah dirasakan dampaknya.

Sebagai contoh, saya akan mengilustrasikan kasusnya; ada seorang petani apel yang memiliki lahan yang sangat luas dan dahulu kala ia pernah mengalami sukses yang sangat sangat sangat fantastis. Namun hal itu tidak berjalan lama, karena memang modal awal yang ia miliki diinput langsung oleh pihak ke-2 yang memberikan dananya, dari dana tersebut ia mempekerjakan ratusan pegawai. Namun di saat seluruh pegawai tidak bekerja lagi, pertanian apel yang ditangani nya tersebut semakin merosot. Dan tahu kah kalian, apa faktor utama nya?? Sang pemilik pertanian tidak faham benar seluk beluk cara bertani apel, bahkan untuk memberikan pupuk saja tidak tahu. Hal itu terjadi karena pemikiran berlandaskan pada uang yang ada, semakin banyak uang, maka semakin mudah juga untuk menuju kesuksesan menurutnya. Namun pandangan itu sangatlah tidak benar, uang tanpa skill yang dimiliki tidak akan seberapa berguna. Namun yang berguna adalah kesadaran diri, pengalaman dan skill yang dimiliki.
Petani tersebut tidak pernah menyadari akan pengalaman yang dimilikinya tersebut, dia hanya menunggu input dana dari orang lain tanpa diri nya ingin belajar untuk mencoba dikelola oleh pribadi terlebih dahulu, dan akhirnya pertanian apel tersebut bangkrut, dan dia tidak dapat membayar hutang hutang yang diberikan di awal oleh pihak ke-2. Finally, orang tersebut kabur karena merasa dirinya tidak mampu lagi.

Dari kasus diatas cobalah kita fahami, renungkan, apa sebenarnya arti penting dalam sebuah pengalaman, jangan sampai kita mengacuhkan pengalaman dalam bertindak dikemudian hari. Dan jika kita tidak mampu untuk melakukan tindakan yang pernah terjadi, meskipun sudah memiliki pengalaman. Maka tindakan kita adalah jangan memaksakan dan selanjutnya adalah perubahan. Kita memiliki bakat atau skill yang terpendam, oleh karena itu janganlah memaksakan segalanya untuk kita lakukan. Dari contoh di atas, dapat lah saya ungkapkan, tindakan petani yang kabur diatas sangat lah tidak baik, namun yang dilakukan adalah perubahan/ berpindah haluan dengan membuka kegiatan lain, seperti sebagai penjual apel atau pun menjadi pengusaha lain yang bisa ditanganinya.


Hmmmppp, itulah postingan saya hari ini, mudah-mudahan dapat dimengerti, jika tidak mengerti silahkan tanyakan saja jangan sungkan. Hal ini saya ungkapkan bukan karena saya memiliki banyak pengalaman, namun saya berusaha mengungkapkan atasa apa yang terjadi dengan pengalaman.

“Pengalaman akan hadir karena ada kesempatan positif, maka setiap ada kesempatan jangan ragu untuk meraihnya, dan jika tidak kita raih maka secara tidak langsung kita telah memberikan pengalaman kepada orang lain.”

“Jika pengalaman memang sulit untuk jadi lebih baik, maka langkah selanjutnya adalah perubahan diri.”

“Pengalaman yang berharga adalah pengalaman yang kita rasakan dan sepatutnya kita menceritakan kepada orang lain atas pengalaman berharga yang pernah kita rasakan.”
Thursday, April 5, 2012 0 comments

Mata Ibu Adalah Duniaku



Saat aku beranjak dewasa, aku mulai mengenal sedikit kehidupan yang menyenangkan, merasakan kebahagiaan memiliki wajah yang tampan, kebahagiaan memiliki banyak pengagum di sekolah, kebahagiaan karena kepintaranku yang dibanggakan banyak guru. Itulah aku, tapi satu yang harus aku tutupi, aku malu mempunyai seorang ibu yang BUTA! Matanya tidak ada satu. Aku sangat malu, benar-benar malu.

Aku sangat menginginkan kesempurnaan terletak padaku. Aku ingin menjadi yang terbaik, tak ada satupun yang cacat dalam hidupku juga dalam keluargaku. Saat itu ayah yang menjadi tulang punggung kami sudah dipanggil terlebih dahulu oleh yang Maha Kuasa. Tinggallah aku anak semata wayang yang seharusnya menjadi tulang punggung pengganti ayah. Tapi semua itu tak kuhiraukan. Aku hanya mementingkan kebutuhan dan keperluanku saja. Sedang ibu bekerja membuat makanan untuk para karyawan di sebuah rumah jahit sederhana.

Pada suatu saat ibu datang ke sekolah untuk menjenguk keadaanku. Karena sudah beberapa hari aku tak pulang ke rumah dan tidak menginap di rumahku. Karena rumah kumuh itu membuatku muak,membuat kesempurnaan yang kumiliki manjadi cacat. Akan kuperoleh apapun untuk menggapai sebuah kesempurnaan itu.

Tepat di saat istirahat, salah satu guru yang berpapasan denganku di kantin sekolah memanggilku. “Hocky Nawawie” Kau kedatangan tamu!” ucap guru yang berpapasan denganku itu. “Siapa Bu?” Lihat saja ke ruang tamu sekolah!” Perintah guru itu segera kulaksanakan. Aku berjalan melewati lorong-lorong kelas yang sedang ramai. Anak-anak sepantarku sedang asyik-asyiknya menikmati hidup yang semu ini. Beberapa menit kemudian sampailah aku di depan pintu ruang tamu sekolah. Kulihat sosok wanita tua sedang duduk. Bajunya pun bersahaja rapih dan sopan. Itulah ibu ku yang mempunyai mata satu. Dan yang selalu membuat aku malu.

“Hockyyyyyyy” Ibu memanggilku.
“Mau ngapain ibu ke sini? Ibu datang hanya untuk mempermalukan aku!” Beberapa anak-anak yang sedang berjalan di depan ruang tamu sekolah melihat ke dalam ruangan yang menjadi neraka bagiku. Bentakkan dariku membuat dirinya ingin segera bergegas pulang. Dan itulah memang yang kuharapkan. Ibu pun bergegas keluar dari sekolahku.

Karena kehadirannya itu aku benar-benar malu, sangat malu. Sampai beberapa temanku berkata dan menanyakan. “Hocky. IBU MU MATANYA SATU YAH?”Terasa suntikan yang mematikan mendapat pertanyaan seperti itu, aku hanya melewatinya dengan wajah sinis.

Beberapa bulan kemudian aku lulus sekolah dan diterima di sebuah Institut Negeri di Singapura. Aku mendapatkan beasiswa yang ku incar, kukejar dan aku ternyata berhasil mendapatkannya. Dengan bangga kubusungkan dada pada orang-orang yang sempat menghinaku. Aku berangkat pergi merantau ke Singapura tanpa memberi tahu Ibu karena bagiku itu tidak perlu. Aku hidup untuk diriku sendiri. Persetan dengan Ibuku. Seorang yang selalu mnghalangi kemajuanku. Karena aku MALU.

Di Singapura, aku menjadi mahasiswa terpopuler karena kepintaranku. Aku telah sukses dan pada suatu saat aku menikah dengan seorang gadis Indonesia yang menetap di Singapura. Singkat cerita aku menjadi seorang yang sukses, sangat sukses. Tempat tinggalku sangat mewah, aku mempunyai satu anak perempuan berusia tiga tahun dan aku sangat menyayanginya. Bahkan aku menjaminkan nyawa untuk putriku itu.

10 tahun aku menetap di Singapura, belajar dan membina rumah tangga dengan harmonis dan nyaris sama sekali aku tak pernah memikirkan nasib ibuku. Ibu yang telah melahirkanku ke dunia ini, membuatku berpijak di dunia. Sedikit pun aku tak rindu padanya, aku tak mencemaskannya. Aku BAHAGIA dengan kehidupan ku sekarang.

Hingga pada suatu hari, putri sulungku sedang asyik bermain di depan pintu. Tiba-tiba datang seorang wanita tua renta dan sedikit kumuh menghampirinya. Dan kulihat dia adalah Ibu, Ibuku datang ke Singapura. Entah untuk apa dan dari mana dia mendapatkan ongkos. Seketika saja Ibu ku usir. Dengan enteng aku mengatakan:

“HEY, PERGILAH KAU. KAU MEMBUAT ANAKKU TAKUT!” Dan tanpa membalas perkataan kasarku, Ibu lalu tersenyum, “MAAF KALAU BEGITU SAYA SALAH ALAMAT”

Tanpa merasa terhunus, aku masuk ke dalam rumah. Sempat istri menanyakan siapa yang datang dan kumarahi, dan aku menjawab “PENGEMIS”.

Beberapa bulan kemudian datanglah sepucuk surat undangan reuni dari sekolah SMA ku, SMA N 1 BREBES. Aku pun datang untuk menghadirinya dengan beralasan pada istriku bahwa aku akan dinas ke luar negeri. Singkat cerita, tibalah aku di kota kelahiranku. Tak lama hanya ingin menghadiri pesta reuni dan sedikit menyombongkan diri yang sudah sukses ini. Berhasil aku membuat seluruh teman-temanku kagum pada diriku yang sekarang ini. Satu hal yang kutakutkan, mereka menanyakan ibu ku yang memalukan itu, karena matanya yang BUTA. Tapi untung saja tak ada sepatah kalimat “IBU” yang menghantar padaku.

Reuni selesai. Sebelum pulang ke Singapura, aku ingin melihat keadaan rumahku di desa kecil bernama Pebatan. Tak tau perasaan apa yang membuatku melangkah untuk melihat rumah kumuh dan wanita tua itu. Sesampainya di depan rumah itu, tak ada perasaan sedih atau bersalah padaku, bahkan aku sendiri jijik melihatnya.

Dengan rasa tidak berdosa, aku memasuki rumah itu tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Ku lihat rumah ini begitu berantakan bak kapal pecah yang baru saja terjun dan berhamburan ke tanah. Aku tak menemukan sosok wanita tua di dalam rumah itu, entahlah dia ke mana tapi aku merasa beruntung tak menemuinya. Bergegas aku keluar dan tiba-tiba salah satu tetangga dekat rumahku mengenaliku.

“Hocky? akhirnya kau datang juga. Ibu mu telah meninggal dunia dua minggu yang lalu”
“OH…”
Hanya perkataan itu yang bisa keluar dari mulutku. Tak tau mengapa tak ada tetesan air mata. Jangakan tetesan air mata, sedikit rasa sedih saja tak aku rasakan saat mendengar ibuku meninggal.

“Ini, sebelum meninggal, Ibumu memberikan surat ini untukmu”
Ibu-ibu yang menghampiriku segera bergegas pergi. Ku buka lembar surat yang sudah kucal itu.


Untuk anakku Hocky yang sangat Aku cintai,

Demi Tuhan yang menggenggam nyawaku, yang menguasai ruhku, yang mencintaiku seperti aku mencintaimu walau kau sangat membenciku.

Anakku Hocky, Ibu tahu kau akan datang ke acara Reuni yang diadakan oleh sekolahmu. Sejujurnya ibu sangat merindukanmu, teramat dalam sehingga setiap doaku pada Tuhan pemilik arsy! Aku meminta ampunan untukmu nak.

Asal kau tau saja Hocky anakku tersayang, mata yang membuat mu malu ini ada di salah satu dari matamu. Waktu kau kecil, kau dan Ayah mu mengalami kecelakaan yang hebat, tetapi Ayah tidak terluka apa-apa sedangkan mata kananmu mengalami kebutaan. Aku tak tega anak tersayangku ini hidup dan tumbuh dengan mata yang cacat maka aku berikan satu mataku ini untukmu.
Ya ….. salah satu matamu adalah mataku.

Kau melihat dengan mataku nak, dan aku bangga padamu karena kau bisa meraih apa yang kau inginkan dan cita-citakan.

Do’akanlah aku diterima di sisiNya. Saat aku menulis surat ini, aku yakin maut sudah mengetuk pintu kehidupanku.

Ibumu tercinta

Bak petir di siang bolong yang menghantam seluruh saraf-sarafku, Aku terdiam! tubuhku bergetar keras, air mataku sungguh tak kuasa ku bendung. Ya Allah Ya Robb..............

Dalam cerita ini kita hendaknya dapat mengambil suatu pelajaran, sejelek apapun orang tua kita mereka tetaplah orang yang paling berrjasa dalam hidup kita. Hidup kita pun tidak akan sempurna bila kita durhaka kepada orang tua. Sayangilah orang tua kita semasa dia hidup karena kita tidak akan bisa membalas jasa mereka walaupun kita mengabdi kepadanya seumur hidupnya.
Friday, March 30, 2012 0 comments

EASY VS HARD

Bad is easy.................................. Good is hard.
Losing is easy.............................. Winning is hard.
Talking is easy............................. Listening is hard.
Watching TV is easy.................... Reading is hard.
Giving advice is easy.................... Taking advice is hard.
Flab is easy................................. Muscle is hard.
Stop is easy................................ Go is hard.
Dirty is easy................................ Clean is hard.
Take is easy................................ Give is hard.
Dream is easy............................. Think is hard.
Lying is easy............................... Truth is hard.
Sleeping is easy.......................... Waking is hard.
Talking about God is easy............ Pray to God is hard.
Holding a grudge is easy.............. Forgiving is hard.
Telling a secret is easy................ Keeping a secret is hard.
Play is easy................................Work is hard.
Falling is easy.............................Getting up is hard.
Spending is easy........................ Saving is hard.
Eating is easy............................ Dieting is hard.
Doubt is easy............................. Faith is hard.
Laughter is easy........................ Tears are hard.
Criticizing is easy...................... Taking criticism is hard.
Letting go is easy....................... Hanging on is hard.
Secret sin is easy...................... Confession is hard.
Pride is easy.............................. Humility is hard.
Excusing oneself is easy............. Excusing others is hard.
Borrowing is easy........................ Paying back is hard.
Argument is easy........................ Negotiation is hard.
Naughty is easy.......................... Nice is hard.
Going along is easy..................... Walking alone is hard.
Dumb is easy.............................. Smart is hard.
Cowardice is easy....................... Bravery is hard.
Messy is easy............................ Neat is hard.
War is easy................................ Peace is hard.
Sarcasm is easy......................... Sincerity is hard.
An F is easy............................... An A is hard.
Growing weeds is easy................ Growing flowers is hard.
Reaction is easy......................... Action is hard.
Can't do is easy.......................... Can do is hard.
Feasting is easy......................... Fasting is hard.
Following is easy........................ Leading is hard.
Having friend is easy................... Being a friend is hard.
Dying is easy............................. Living is hard.
0 comments

Antara Cinta dan Suka


Dihadapan orang yang kau cintai, 
musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah.
Dihadapan orang yang kau sukai, 
musim dingin tetap saja musim dingin, hanya suasananya lebih indah sedikit.

Dihadapan orang yang kau cintai,  
jantungmu tiba-tiba berdebar lebih cepat.
 
Dihadapan orang yang kau sukai,
kau hanya merasa senang dan gembira saja.

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai, 
matamu berkaca-kaca.

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai,
engkau hanya tersenyum saja.

Dihadapan orang yang kau cintai,
kata-kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam.
 
Dihadapan orang yang kau sukai, 
kata-kata hanya keluar dari pikiran saja.

Jika orang yang kau cintai menangis,
engkaupun akan ikut mengangis disisinya.
 
Jika orang yang kau sukai menangis,
engkau hanya menghibur saja.

Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga.
 
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.

"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta... ada perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang....rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta.
Rasa yang tidak mudah berubah.
Perasaan yang dapat membuatmu berkorban untuk orang yang kamu sayangi.
Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.

Cinta ingin memiliki.
 
Tetapi Sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia.. walaupun harus kehilangan."
Saturday, March 24, 2012 2 comments

BUDAYA MALU DALAM SEGI POSITIF


Tumbuhkan Budaya Malu :

1. Malu karena datang terlambat
2. Malu karena melihat rekan sibuk melakukan aktivitas
3. Malu karena melanggar aturan
4. Malu untuk berbuat salah
5. Malu karena bekerja tidak berprestasi
6. Malu karena tugas tidak terlaksana / tidak selesai tepat waktu
7. Malu karena tidak berperan aktif dalam mewujudkan kebersihan lingkungan setempat
Tuesday, March 20, 2012 0 comments

LINGKUNGAN YANG TERLUPAKAN !!!! ^_^


            Banyak hal yang terjadi beberapa bulan terakhir ini, semua berjalan benar benar bagaikan air yang tenang dipermukaan, namun tetap didalamnya terjadi perputaran air yang sangat dahsyat. Fenomena tersebut memberikan makna dan inspirasi bagiku.
              Ada kalanya dalam setiap aktivitas yang aku lakukan terasa rumit dan angan mengatakan sulit untuk memecahkan hal tersebut. Tapi dengan fenomena yang aku sampaikan diatas, ternyata sulit yang ku rasakan adalah hanya luapan emosi saja dan selalu berpikir pendek. Karena memang saat itu yang hanya dalam pikiranku adalah setiap hal yang terjadi harus kupecahkan sendiri. Dan ternyata itu adalah hal yang paling sia-sia yang pernah kulakukan.
              Lalu perputaran air yang terjadi didalam sungai adalah kondisi dimana aku harus benar-benar aktif dalam mencari solusi dan keputusan yang tepat dalam menentukan/ memutuskan suatu hal. Adapun yang menjadikan air dipermukaan terlihat tenang adalah lingkungan yang berada disekitar kita, teman, sahabat, guru, dosen, dan yang paling utama adalah orang tua yang dapat membantu dan mendorong terus dalam mendapatkan solusi.
            Alhasil, ketika permasalahan yang terjadi menimpa kita, maka kita harus berusaha mencari solusi dengan tetap melibatkan orang lain yang ada di sekitar kita agar mendapatkan gambaran atau ide ide lain yang bisa dikatakan kita tidak terpikir akan ide yang diberikan oleh orang-orang yang ada di lingkungan kita.
             Namun ada satu hal yang menjadi pelajaran penting jikalau kita memiliki permasalahan, satu hal tersebut adalah “janganlah memutuskan suatu hal dengan terburu-buru”. Sikap terburu-buru menjadikan semua hal yang terjadi akan terasa sempit dan bahkan kita akan merasakan hal yang sulit. Dan bukan hanya itu saja yang terjadi, mungkin dampak selanjutnya adalah bukan solusi yang kita berikan, namun “kecerobohan” lah yang kita hasilkan.
                Postingan ini terinspirasi dari setiap detik yang ku rasakan dan setiap hal yang kulakukan.

Kesimpulannya : “ Jangan lah kita memperlihatkan keputusan atas ego kita sendiri, karena keputusan yang dilakukan atas dasar ego akan terasa biasa saja ketika kita membandingkan keputusan yang dilakukan secara bersama-sama “
Sunday, February 19, 2012 0 comments

SIAPKAH ANDA DALAM BERSAING PENGALAMAN ??


Sadarkah anda, dalam hal pengalaman, kita mengalami persaingan?

pertanyaan itu mungkin tak biasa, kita mengetahui persaingan hanya dalam beberapa hal saja, mungkin itu prestasi, jabatan atau hal apapun yang dapat menjadikan kita lebih depan dari orang lain. Namun satu hal yang kita lupakan, "pengalaman".
Pengalaman menurut saya adalah segalah hal yang yang telah kita alami dan menghasilkan poin atau manfaat setelah kita melakukannya. Lalu apa yang menjadi persaingannya??

Persaingan dalam pengalaman ada kaitannya dengan tingkat kesempatan yang datang, ketika kesempatan yang telah hadir di depan mata kita, ada dua pilihan yang ada dalam pikiran kita, yaitu mengambil kesempatan tersebut atau kita meninggalkannya??. Dari opsi tersebut telah cukup jelas bahwasanya pengalaman bersumber dari kesempatan yang datang. Ketika kita mengambil kesempatan , maka pengalaman akan kita raih, dan manfaatnya pun akan kita rasakan. Namun jika kesempatan tersebut tidak kita ambil, maka secara tidak langsung pengalaman yang seharusnya dapat kita raih itu akan di raih oleh orang lain.
Memang sulit sekali dalam memutuskan suatu kesempatan, namun satu hal yang perlu diingat adalah "keberanian". keberanian lah yang akan mengontrol keputusan tersebut. Dan sikap berani tersebut bukan hanya kita berani dalam bertindak, namun kita berani dalam menghadapi resiko yang akan menimpa kita, baik itu baik maupun buruk sekali pun.

Banyak dikalangan para pemuda sekarang yang salah dalam bertindak dalam meraih kesempatan. Terlalu banyak di fikir dan takut akan resiko yang akan menimpa. Hal tersebut merupakan suatu sikap kebiasaan yang tidak baik. Alhasil, sebelum mencoba bertindak maka putus asa lah yang ada dalam fikirannya.

Lalu apa yang harus dilakukan agar kita tidak terjebak dengan kasus tersebut?
1. Yakin kan lah bahwa setiap hal yang kita alami, akan berbuah suatu pengalaman yang belum tentu orang lain mengalaminya.
2. Percaya diri dalam bertindak dengan landasan kebenaran dalam melakukan setiap hal.
3. Beranikan untuk bertanya dan berkomunikasi dengan orang yang lebih berpengalaman, agar kita dapat mempelajari dan memahami apa yang harus kita lakukan.
4. Fokuskan setiap hal yang kita lakukan dalam satu tujuan. Hal ini akan membatasi setiap kegiatan yang kita lakukan agar tidak keluar dalam lajur tujuan yang kita miliki.
5. Hadapi, Hayati dan Syukuri.

Jadi dapat di simpulkan dari postingan saya ini, bahwa kesempatan dan keberanian akan mempengaruhi tingakat pengalaman yang akan kita raih. Selama kita berani, maka pengalaman pun akan mendekati kita, namun jika kita tidak berani mencoba dan memulai, maka pengalaman pun akan terus menjauh darikita dan malah orang lain lah yang akan meraihnya. Namun satu hal yang perlu di pahami bahwa berani bertindak dan melakukan disini adalah berani bertindak dalam hal hal yang positif, yang dapat mempengaruhi kehidupan kita untuk lebih baik.
Thursday, January 5, 2012 0 comments

Motivasi dan Tindakan

Kadang hidup sulit sekali untuk mencari motivasi, keinginan kuat kita akan semakin melemah tanpa adanya motivasi lebih dari dirri kita. Dalam kehidupan pun tidak menutup kemungkinan kita berbuat sesuatu karena ada maksud terntentu yang ingin kita tunjukan disamping mencapai tujuan kita. Apakah itu untuk mencari perhatian orang sekitar, ingin bertemu seseorang, atau pun tujuan yang lainnya. Beberapa kondisi tadi adalah sebagian dri motivasi kita. Namun yang menjadi titik pokoknya adalah kita melakukan segala sesuatu berdasar pada tujuan yang kita rencanakan dengan dorongan keinginan dan motivasi.

Jika kita menginginkan sesuatu haruslah kita memiliki plan atau rencana yang akan kita lakukan, hal itu berguna sebagai peta dalam melakukan step by step untuk melakukan sesuatu. Namun adapula karakter masyarakat yang hanya bisa berencana saja tanpa adanya tindakan. Tindakan adalah aplikasi kita dalam menjjalankan berbagai rencana yang telah kita susun. Rencana tanpa tindakan takakan terealisasi, Tindakan tanpa rencana, dapat terealisasi namun jauh dari efektif dan keefisienan. Yang ada hanyalah kita melakukan sesuatu sesuai dengan kondisi yang ada di depan kita.

Jadi, kesimpulan pada posting ini. Kita haruslah memiliki motivasi dalam meraih tujuan/ cita-cita karena iuu adalah sebagai pendorong untuk meningkatkan semanngat bertindak. Dalam bertindak pun kiita harus sesuai rencana yg kita susun sehingga setiap kegiatan akan terlaksana dengan baik, efektif dan efisien.



Friday, December 30, 2011 0 comments

Menghadapi Permasalahan Hidup

Postingan kali ini aku ingin berbagi pengalaman tentang rumitnya kehidupan manusia, terkadang setiap masalah yang menimpa akan di hadapi manusia itu dengan berbagai tindakan, itu di sesuaikan dengan karakter manusia itu sendiri.

Tegar : menurut kamus besar bahasa indonesia tegar memiliki arti 1. keras dan kering: tanah --; 2 keras kaku; tidak dapat dilenturkan: rotan yg kasar itu -- , tetapi yg halus melentur; 3 ki tidak dapat diubah (pendiriannya, pendapatnya); tidak mau menurut; 4 tabah: kedua orang tua itu masih mencoba -- kendati bencana itu merenggut ketiga putra-putri mereka;. Orang yang memiliki karakter ini sangat kuat pendirian dan lebih menghadapi setiap permasalahan, bagaimanapun itu rumitnya. Namun tetap saja manusia ada batas "ketegaran" yang dimiliki. dampak yang muncul adalah setiap beban yang menumpuk di pundaknya akan menjadi beban sendiri dan kurang senang untuk menceritakan kepada orang lain.

Carefully Person : permasalahan yang diterima oleh karakter ini adalah dengan membulak balikan permasalahan dengan beberapa jalan pemikiran, yang tentunya akan terkesan lebih lama dalam menyelesaikan permasalahan. Namun setiap permasalahan yang ada akan terselesaikan dengan matang dan dengan tindakan - tindakan yang lebih hati - hati.

Sabar : Menurut kamus bahasa Indonesia Sabar adalah 1 tahan menghadapi cobaan (tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, tidak lekas patah hati); tabah: ia menerima nasibnya dng --; hidup ini dihadapinya dng --; 2 tenang; tidak tergesa-gesa; tidak terburu nafsu: segala usahanya dijalankannya dng --; ber·sa·bar v bersikap tenang (tt pikiran, perasaan): hendaknya kita - dl menghadapi cobaan hidup;. Orang yang berkarakter ini akan lebih menerima setiap permasalahan, namun belum tentu dapat menyelesaikan nya. dan orang yang seperti ini memang membutuhkan pihak lain untuk membantu masalahnya karena orang ini lebih ke perasaan namun minim dalam tindakan.

Bimbang : naaahh karakter ini yang selalu membingungkan, dan menjadi kan setiap permasalahan yang ada akan terasa lebih sulit untuk di selesaikan. Contoh saja jika seseorang di hadapkan untuk membeli asesoris HP di sebuah toko, maka yang akan di lakukan adalah akan membutuhkan waktu untuk memilih, meraba, menerawang, dipikir balik, cek harga, bahannya gmana, lucu atau tidak, kalau lucu gimana kata orang lain?, dan bagaimana pendapat orang mengenai barang tersebut. Banyak banget pertanyaan pertanyaan dalam menyelesaikan permasalahan, dan membutuhkan beberapa pihak dalam menyelesaikan permasalahnnya. Dan orang yang seperti ini berawal dari kebiasaan dari lingkungannya, apakah itu karena dari kecil harus senang dengan barang pilihan orang lain, atau memang lebih ke perasaan, sehingga yang diutamakan adalah pendapat orang lain, sehingga keyakinan yang kita miliki pun akan tertutupi dengan pendapat - pendapat orang lain.

Itu dia beberapa karakter manusia dalam menghadapi permasalahan, dan memang banyak sekali tindakan - tindakan orang lain dalam menghadapi ini. Namun perlu di garis bawahi bahwa setiap permasalahan alangkah baiknya di hadapi dan kita siap berdiri di depan barisan permasalahan, karena sesulit-sulitnya permasalahan pastilah akan akan ada penyelesaian. Namun jika kita menyerah di tengah permasalahan, justru kita akan terjebak dengan beberapa bayangan ketakutan, ancaman dll.

Posting aku ini terinsfirasi dari pengalaman ku sampai saat ini :)) Hidup itu memang sulit, namun nikmati, hadapi dan syukuri kesulitan itu, insyaalloh pasti akan ada jalan keluar.

Thank you :*****
 
;